News

Crypto Exchanges Besar Mengambil Tindakan Berkaitan Dengan Money-Laundering

Pengawas Keuangan Jepang dilaporkan berencana untuk memaksa peningkatan pelisensian bursa crypto berkaitan dengan sistem internalnya, termasuk pengukuran anti-money laundering (AML).

Menurut laporan dari Nikkei pada hari Selasa (19/6), Financial Service Agency (FSA) Jepang berniat untuk memastikan kepatuhan dengan aturan AML saat ini pad bursa crypto besar sejalan dengan peningkatan dana customer yang dikelolanya meningkat pesat.  Laporan tersebut mengacu pada paling tidak 5 bursa besar termasuk bitFlyer, Quoine, dan Bitbank yang masuk kedalam list FSA untuk mendapat “perintah peningkatan bisnis” minggu ini.

 

Laporan juga mengatakan, berdasarkan inspeksi baru-baru ini FSA menemukan beberapa bursa yang terlisensi tidak memilki sistem yang memadai untuk mengukur ddan mengetahui transaksi mencurigakan.  Selanjutnya, FSA juga khawatir bahwa perusahaan tidak cukup banyak menrekrut staff untuk menghandle peningkatan volume transaksi di platform mereka.

April lalu, FSA telah mengajukan pertanyaan berkaitan dengan rentannya proses ID-Verification bitFlyer, yang setelahnya perusahaan berjanji untuk memperkuat prosedurnya.

Agensi juga mempermasalahkan perintah peningkatan bisnis di bulan maret pada beberapa bursa crypto yang tidak begitu terkenal namun memiliki lisensi termasuk GMO Coin dan Tech Bureau sebagai bagian yang ikut direview trading platformnya setelah hacking sebesar $530 juta yang terjadi di Coincheck pada januari lalu.

Dan awal bulan ini, FSA memberikan penolakan pemberitan lisensi yang pertama kali pada bursa crypto FSHO setelah dilaporkan mengeluarkan dua perintah penangguhan berkaitan dengan kegagalan mengimplementasi peningkatan keamanan dan AML.

Langkah terbaru FSA muncul beberapa hari setelah self-regulatory group yang menangani bursa crypto di Jepang dibentuk dalam rangka peningkatan pengukuran AML dengan melarang platform bursa yang menjadi bagian melisting anonymous cryptocurrencies seperti monero dan dash.

Dibentuk setelah Coincheck dihack, Asosiasi Bursa Mata Uang Virtual Jepang terdiri dari beberasa bursa besar seperti bitFlyer, BitBank dan Quoine.

 Sumber

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s