Technical Analysis

Mengapa Indikator Exponential Moving Averages Merupakan Titik Support / Resistance Yang Terbaik

Apa itu ‘Exponential Moving Average – EMA’

Exponential moving average (selanjutnya, disebut EMA) adalah hampir sama seperti simple moving average (selanjutnya, disebut SMA), namun lebih banyak bobot yang ditimbang pada inputnya. Biasa juga dikenal dengan EMA “Tertimbang”. Jenis moving averages ini bereaksi lebih cepat terhadap perubahan harga daripada SMA.

BREAKING DOWN ‘Exponential Moving Average – EMA’

EMA 12 dan 26 biasanya paling populer, dan digunakan untuk membuat indikator seperti moving average convergence divergence (MACD) dan percentage price oscillator (PPO). Secara gamblang, EMA 50 dan 200 digunakan sebagai pengambil keputusan trend jangka panjang.

Capture
BTCUSD 4H dengan EMA50

Arti MA50

Moving Average 50 (50 MA) adalah garis yang terbentuk dengan mengambil harga penutupan rata-rata suatu pergerakan harga selama 50 hari terakhir. Ketika pasar dalam koreksi downtrend atau uptrend berkepanjangan, moving averages umumnya dilihat sebagai support dan resistance. Hampir semua situs penyedia jasa chart (tradingview & investing), memiliki MA50 sebagai indikator teknis yang wajib ada karena sangat umum digunakan oleh investor.

Menggunakan EMA

EMA biasanya digunakan bersamaan dengan indikator lain untuk mengkonfirmasi pergerakan pasar dan untuk mengukur validitasnya. Bagi para trader yang melakukan trading secara intraday/cepat, EMA sangat disarankan. Banyak trader yang menggunakan EMA untuk menentukan bias perdagangan. Misalnya, jika EMA pada grafik harian menunjukkan tren naik yang kuat, strategi intraday mungkin lebih tepat digunakan jangka panjang.

Memang bisa dikatakan semua moving averages (MA) adalah indikator support/resistance. Jika harga berada di bawah moving average, maka MA adalah resistancenya. Jika harga berada di atas moving average, maka MA adalah supportnya.

Mengingat bahwa volatilitas dalam kripto aset terbilang cukup tinggi – sehingga indikator ini cukup baik untuk digunakan. Jika kalian melihat harga berada di bawah moving averages, maka itu berarti tanda sedang bearish. Harga bergerak di atas moving averages, maka itu berarti tanda sedang bullish.

Harga < MA, MA = resistance.
Harga > MA, MA = support.

Sumber:

https://medium.com/thedailydose/why-ema-indicators-are-fantastic-support-resistance-points-6e234b484826

https://www.investopedia.com/terms/e/ema.asp

https://www.stocktrader.com/2011/06/22/common-market-support-resistance-levels/

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s