Polisi Cina Bekuk Peretas Kripto atas Dugaan Pencurian Senilai 87 Juta Dolar AS

Dilansir dari Cina, Polisi telah menangkap tiga orang yang diduga mencuri bitcoin dan cryptocurrency lainnya senilai sekitar $ 87 juta.

Kantor berita Cina Xinhua melaporkan pada hari Sabtu bahwa ketiganya ditangkap pada 15 Agustus di Hunan, provinsi Changchun, dan ibu kota Beijing, masing-masing, setelah penyelidikan selama sebulan yang diluncurkan oleh polisi.

Menurut laporan itu, seorang korban dengan nama keluarga Zhang yang mengklaim tentang peretasan,  pertama kali mengajukan keluhan ke polisi di kota barat laut Xi’an pada Maret bahwa komputernya diretas dan kehilangan aset crypto senilai sekitar $ 14,5 juta.

Berdasarkan Investigasi polisi, dengan bantuan dari beberapa perusahaan internet ternama tetapi tidak disebutkan namanya, menemukan seorang tersangka dengan nama keluarga Zhou, yang diduga masuk ke komputer pribadi Zhang dari jarak jauh untuk mentransfer dana.

Saat penyelidikan berlangsung, polisi mengidentifikasi lebih lanjut dua kaki tangan Zhou lainnya, yang keduanya diduga sebagai peretas yang sangat berpengalaman.

Polisi lebih lanjut menuduh kelompok itu telah melakukan serangkaian gangguan cyber ilegal ke dalam perusahaan dan jaringan pribadi untuk memperoleh aset crypto, dengan perkiraan awal sebesar 600 juta yuan, atau sekitar $ 87 juta.

Sebelumnya, polisi di kota Dalian China juga menangkap 20 tersangka dari sebuah perusahaan teknologi komputer yang diduga menggunakan malware penambang kripto untuk menginfeksi lebih dari satu juta komputer dan dilaporkan memperoleh lebih dari $ 2 juta selama dua tahun.

 

SOURCE

Advertisements

Agen FBI Mengkonfirmasi Terkait Investigasi 130 Kripto

Biro Investigasi Federal memiliki 130 kasus yang terkait dengan cryptocurrency, menurut seorang agen yang berbicara pada konferensi industri aset-digital di New York.

Kasus-kasus “Tautan ancaman” untuk mata uang virtual mencakup kejahatan seperti perdagangan manusia, penjualan obat-obatan terlarang, penculikan dan serangan ransomware.

Menurut Kyle Armstrong, seorang agen khusus pengawas pada konferensi Crypto Evolved, Rabu kemarin, Ada ribuan kasus di biro FBI, jadi kasus diatas yang disebutkan adalah bagian kecil dalam kasus saat ini.

Biro khusus tersebut telah memperhatikan peningkatan aktivitas ilegal yang difasilitasi oleh pembayaran mata uang digital, tambahnya. Epidemi Narkoba khususnya, telah menjadi fokus di FBI karena “dark web” memungkinkan lonjakan penyalahgunaan narkoba.

Pasar online ilegal adalah tempat 10 persen pengguna narkoba global melakukan pembelian mereka, dimana telah telah ada selama sekitar tiga tahun. Tutur  Armstrong, agen FBI yang bertanggung jawab atas pengawasan mata uang virtual,.

FBI juga telah melihat peningkatan signifikan dalam skema pemerasan terkait dengan mata uang virtual di perbatasan barat daya AS. Sementara Armstrong mengatakan agensi mengambil pandangan netral pada token digital, dia mencatat beberapa poin pro dan kontra.

Buku besar didistribusikan yang mendukung teknologi blockchain membuatnya lebih mudah untuk melacak cryptocurrency dari uang tunai,  tetapi anonimitas transaksi dapat menjadi rintangan untuk penyelidikan hukum, menurutnya.

Fakta terbaru ini membuktikan adanya isu terkait dunia kripto sebelumnya dimana memang tujuan utama konsepnya adalah tidak tersentralisasi atau terdesentralisasi dan bersifat High Anonymouse/ tak terlacak. Sifat tak terlacak yang sebelumnya menjadi tawaran yang menggiurkan karena biaya yang murah bahan gratis kini menjadi kelemahan dan menjadi alat tukar yang berbahaya melihat ada 130 kripto yang sekarang tersandung penyalahgunaan  (perdagangan, Narkoba, Penculikan,) dan kegiatan kriminal lainnya. Sisi gelap penggunaan Kripto ini memang sudah dikhawatirkan sebelumnya bahkan sampai adanya kemungkinan penggunaan kripto untuk pembiayaan teroris tentu hal yang sangat berbahaya.

Untuk itu memang diperlukan adanya regulasi baru tentang bahaya dampak penggunaan kripto secara bebas, dimana meminimalisir penyalahgunaan kripto bagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab, dan melindungi pengguna kripto lainnya.

 

Smber :

https://www.bloomberg.com/news/articles/2018-06-27/fbi-has-130-cryptocurrency-related-investigations-agent-says